PERNYATAAN SONYA MENGATAKAN MANTAN SUAMINYA KERE DAN PENGANGGURAN DIBANTAH HARTONO TANUWIDJAJA, SH, MSi, MH

Jakarta, Kompas Rakyat,

Keterangan Sonya Shankardas Samtani yang menyatakan bekas suaminya Vimal Kumar kere, pengangguran dan terlibat bisnis  ilegal, kepada media Info Breaking News, dibantah keras oleh pengacara Hartono Tanuwidjaja, SH, MSi, MH.

Pernyataan Sonya itu menurut Hartono Tanuwidjaja, mengada ngada dan tak dapat dibuktikannya.

Sonya tambah Hartono, memang selalu mau menang dalam kasus perceraian dan dalam perkara harta gono gini yang kini sidangnya sedang diadili di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Bagaimana bisa dikatakan klien saya (Vimal Kumar), kere dan pengangguran. Padahal dia memiliki Apartemen senilai Rp 28 Miliar di kawan Senen, Jakarta Pusat. “Ini copy kepemilikan apartemen itu. Justru Sonya sekarang yang tinggal disitu.

Vimal Kumar juga punya mobil BMW  berharga di bawah Rp 2 Miliar. Tapi sampai sekarang yang pakai Sonya.

Fakta atau bukti lainnya menurut Hartono Tanuwidjaja, bahwa yang membiayai putrinya kuliah di Amerika adalah Vimal Kumar Indru Muhkti.

“Ini buktinya bahwa setiap bulan Vimal Kumar mentransfer mata uang dolar AS berkisar Rp 90-100 juta setiap bulannya  selama 4 tahun biayai kuliah putrinya di Amerika.”

Tentang tuduhan Sonya yang menyatakan Vimal Kumar bisnis ilegal, Hartono menyatakan keheranannya.

“Bagaimana mungkin Vimal Bisnis ilegal, sedang kami memiliki bukti bahwa yang membayar barang impor Vimal Kumar adalah Sonya sendiri atas nama PT Say Tech. Ini bukti pembayarannya atas nama Sonya dan nilainya mencapai Rp 6 Miliar,” tutur Hartono menunjukkan bukti pembayaran barang yang diimpor Vimal Kumar.

Menariknya kasus perebutan harta gono gini dari pasangan pengusaha perfilman Mega Kreasi Film (MKF) Sonya Shankardas Samtani dengan Vimal Indru Muhkti yang telah diputus bercerai oleh PN Jakarta Pusat akhir 2017.

Rumahtangga yang berakhir dengan perceraian di pengadilan tersebut kemudian berbuntut pada kelicikan dan rekayasa hukum.

Terbukti dalam perkara gugatan harta gono gini yang bernilai Rp 350 miliar milik berdua yang harus dibagi dua pula sebagaimana layaknya undang undang. Apalagi sejak awal perkawinan itu tidak ada surat pemisahan harta diantara mereka, sehingga patut dianggap milik bersama yang harus dibagi secara adil.

“Kami telah mengajukan sejumlah bukti kepada majelis hakim, dimana adanya sejumlah aset yang disembunyikan oleh pihak Sonya.  Terutama tidak disebutkannya sejumlah aset yang mereka dapati selama perkawinan itu menjadi milik bersama, seperti sejumlah ruko, rekening dibank, beberapa bidang tanah dan lainnya,” kata Hartono Tanuwidjaja selaku  kuasa hukum Vimal Kumar di ruang kerjanya, Selasa silam di Jakarta.

Perkawinan Sonya dan Vimal  telah terjalin selama 25 tahun (dari tahun 1992-2017). Namun harus berakhir secara tragis, selain mereka telah memiliki buah hati anak yang cantik dan perkasa, kecantikan Sonya yang sejak muda serta ketampanan Vimal dibungkus dengan kerja keras dan kecerdasan sehingga dalam perkawinan selama  seperempat abad itu mereka berhasil membeli beberapa Appartemen mewah di Jakarta, mobil, ruko bahkan sejumlah tanah yang luas, belum lagi dalam bentuk saldo rekening di sejumlah bank ternama.

Tak dipungkiri bahwa dari sekian banyak aset berharga milik mereka itu kemudian dijaminkan ke Maybank untuk mendapatkan kredit pinjaman, yang belakangan ternyata menjadi kredit macet. Dan kabarnya  segera akan dilelang.

Hal ini pula yang menjadi polemik hukum karena ternyata aset yang dijaminkan ke bank itu 4 asset milik Sonya, dan 1 (satu) atas nama Vimal.

“Dan liciknya Sonya mengklaim bahwa aset yang lain adalah milik Sonya pribadi yang tidak akan dibagikan kepada saya. Jadi dia (Sonya) pengen sesuka hatinya memilih yang ini punya dia, dan yang ini punya saya, dan itupun tidak semuanya jujur dia bukakan semua aset yang ada. Jadi ada sejumlah yang Sonya sembunyikan, padahal sampai sekarang inipun Sonya masih menempati Appartemen yang atas nama saya beserta menggunakan mobil mewah milik saya” kata Vimal dalam satu pertemu

,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *