Sidang Gugatan Terhadap Presiden RI Ditunda Lagi

Jakarta, Kompas Rakyat,

Persidangan Gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) yang diajukan Ny Maria Magdalena Andriarti Hartono terhadap  Pemerintah RI Cq Presiden RI dan lembaga pemerintah lainnya ditunda lagi  selama sepekan, karena kuasa hukum Tergugat IV, Komnas HAM, belum lolos administrasi dalam sidang.

Karena penundaan sidang ini, kuasa hukum Penggugat, pengacara Alexius Tantrajaya, SH, MHum, belum membacakan gugatannya dalam sidang.

Ketua majelis hakim yang diketuai Robert SH  menyatakan menunda sidang satu minggu mendatang .  Penundaan  disebabkan karena  pihak Ketua  Komisi Hak Asasi Manusia ( Komnas-HAM) sebagai  tergugat IV terkendala administrasi.

Hakim ketua mengatakan,  ketidak hadiran pihak Komnas-HAM di dalam ruang  sidang ini dikarenakan masalah administrasinya yang belum lengkap. tutur Robert mengutip pernyataan,  kuasa huasa hukum  Komnas-HAM, jidan  di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (9/5).

Sedang kuasa hukumnya  Tergugat lainnya,  Turut Tergugat (Kejaksaan Agung RI ) hadir memenuhi panggilan sidang.

Tergugat I Presiden RI diwakili pihak Kejaksaan Agung, Tergugat II diwakili oleh Lukman, Tergugat III diwakili Widodo.

Sebelum  sidang ini ditunda, majelis hakim Robert SH yang menagani perkara perdata No: 137/Pdt.G BTHWLW/2018/PN. Jkt. PST ini sempat memeriksa semua administrasi dari para tergugat dan turut tergugat terkait gugatan PMH ini, kecuali dari pihak tergugat IV.

Sebelumnya, sebanyak dua Lembaga Tinggi Negara Republik Indonesia,  masing-masing Pemerintah RI Cq Presiden RI, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR-RI), dan lembaga pemerintah lainnya seperti Ketua Komisi Kopolisian Nasional (Kompolnas) RI, Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI dan Kepala Kepolisian RI digugat dan dituntut oleh Alexius Tantradjaya SH MHum sebagai kuasa hukum Ny Maria Magdalena Andriarti Hartono  untuk membayar ganti rugi karena melakukan  PMH.

Pengacara Senior Alexius Trantradjaya bebepara waktu  lalu pernah  menggugat Presiden RI. Alasanya menggugat  karena  merasa kecewa terhadap Presiden Jokowi, Kapolri, Kadiv Propam Mabes Polri, Kompolnas, Komisi III DPR dan instansi hukum lainnya,  karena seluruh surat permohonan perlindungan hukum sebagai upaya pihaknya yang dikirim kepada mereka ternyata tidak memberikan Harapan.

” Tidak satu pun dari mereka yang memberikan jalan keluar atas pengabaian rasa Keadilan yang dilakukan aparat Kepolisian terhadap klien, Maria Magdalena Andeiati Hartono,” kata Alexius.

Kemudian pengacara  senior ini kembali menggugat. Sasaranya sejumlah lembaga tinggi negara dan lembaga negara di negeri ini yang pernah disurati oleh Alexius terkait masalah Polisi yang menelantarkan laporan klienya, Maria,  selama 10 tahun lamanya namun belum juga diproses seperti pada umumnya.

Tujuan dari gugatan ini menurut Alexius tak lain dan tak bukan agar Presiden memberikan  perintahkan  kepada Kepolisian supaya  melanjutkan pemeriksaan laporan klienya hingga  tuntas demi keadilan dan tegaknya hukum.

*Dolat Munthe

,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *