KPK TETAPKAN EMPAT TERSANGKA KASUS SUAP PN TANGERANG

Jakarta, Kompas Rakyat,

Hakim Wahyu Widya Nurfitri dan  Panitera Pengganti Tuty Amelia ahirnya ditetapkan KPK sebagai tersangka gratifikasi setelah ditangkap, di Pengadilan Tangerang, Banten, Senin malam (12/3),

Penetapan status tersangka terhadap kedua PNS tersebut setelah KPK  gelar perkara dan  ditemukannya minimal dua alat bukti.

Terkait kasus suap hakim dan dan oanitera ini KPK juga  menetapkan dua orang pengacara  Agus  Wiratno dan HM Saipudin   sebagai tersangka.

Pengumuman status tersangka terhadap keempat orang trrsebut dikatakan oleh Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan, dalam jumpa pers di kantor KPK, di Jakarta Selasa (13/3).

Benang merah kasus PN Tangerang ini disebutkan bahwa hakim Wahyu Widya dan panitera Tuty Amelia   diduga menerima suap dari Agus  Wiranto dan HM Saioudin, terkait  perkara perdata yang disidangkan di PN Tangerang dan ditangani oleh hakim Widya tetsebut.

Menurut dugaan sementara oknum hakim  Widya menerima uang  suap dari pengacara Agus dan HM Saipusin itu melalui Tuti, dengan total suap Rp 30 juta.

Penyuapan uang itu diberikan melalui dua tahap. Pertama  diberikan  Rp 7,5 juta  sisanya Rp 22,5 juta oleh Agus kepada panitera Tut dan tak lama kemudian di OTT oleh petugas lembaga anti rasuah tersebut.

KPK menjaring keduanya Wisya dan Tuti Pasal 12 huruf c atau Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP.

Sementara  Agus dan HM Saipudin disangkakan Pasal 6 Ayat 1 huruf a atau Pasal 13 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHAP.

Dalam kasus ini dikabarkan ditangkap 7 orang terkait kasus perdata yang sedang dalam proses di Pengadilan Tangerang No: 426/Pdtg/PN Tangerang. Namun dalam konperensi pers tersebut yang ditetapkan sebagai tersangka 4 orang saja.

*Dolat Munthe

,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *