JAKSA AGUNG TAK PROFESIONAL DILAPOR MAKI KE PRESIDEN

Jakarta, Kompas Rakyat,

Setelah mendaftarkan gugatan Praperadilan terhadap Kejaksaan Agung (Kejagung), dan Kejaksaan Negeri Surakarta, Jawa Tengah, di Pengadilan Negeri Surakarta,  Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) melaporkan Jaksa Agung kepada presiden Joko Widodo (Jokowi) atas tidak beresnya penanganan korupsi Bank Mandiri terkait pemberian kredit sebesar Rp 550 Miliar kepada PT Central Steel Indonesia (PT CSI) Serang, Provinsi Banten.

Menurut koordinator MAKI, H Boyamin Bin Saiman SH, dalam rilis MAKI yang disampaikan ke Kompas Rakyat, pengaduan terhadap presiden itu dilakukan melalui surat MAKI No. R.055/MAKI/II/1018 tertanggal 28 Februari 2018.

Pada surat tersebut menurut Boyamin, MAKI perlu melaporkan perkara ini kepada presiden karena pihak Kejagung nampak sengaja tidak menggubris permintaan MAKI baik via surat maupun via media massa untuk menetapkan tersangka baru oknum pejabat Bank Mandiri dan aktor intelektual serta penikmat uangnya.

“Presiden adalah atasan Jaksa Agung yang berhak menegur dan memerintahkan proses penanganan korupsi pem sekian kredit Bank Mandiri kepada PT CSI berjalan dalam koridor hukum berkeadilan dalam bentuk segera menetapkan tersangka baru pihak pihak yang terlibat,” tutur Boyamin.

Surat kepada presiden ditembuskan kepada Jaksa Agung untuk mendapatkan respon cepat dengan segera menetapkan tersangka aktor intelektual dan pihak paling banyak menikmati uang yaitu Weng Jianping alias Rudi Salim dan istrinya Goeij Siaw Hung.

Kasus kredit macet PT CSI yang berpotensi merugikan keuangan negara Rp 201 Miliar, adalah temuan MAKI dan melaporkannya ke Kejaksaan Agung. Sejauh ini dua orang telah diadili di Pengadilan Tipikor Jakarta yakni terdakwa Erika Wisiyanti Liong (Dirut PT CSI) dan Mulyadi Supardi alias Hua Ping alias Aping (manager PT CSI).

Terdakwa Erika dan Mulyadi rencananya akan dituntut oleh Jaksa dalam sepekan ini di Pengadilan Tipikor Jakarta.

*Dolat Munthe

,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *