BAPENDA PROVINSI JABAR AKUI KESULITAN DALAM MENDATA KENDARAAN BERMOTOR

Sukabumi, Kompas Rakyat

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Barat mengaku kesulitan dalam mendata kendaraan bermotor yang berada di lapangan. Pasalnya, data yang ada saat ini masih secara keseluruhan. Seperti banyaknya berbagai merke kendaraan sudah tidka ada dilapangan, namun datanya masih ada.”Makanya diharapkan dengan proses penelusuruan dengan Kendaraan Tidak Melakukan Daftar Ulang (KTMDU) kdatnay bisa lebih real yang memeang masih dimiliki oleh masyarakat,””kata Sekretaris Bapenda Jawa Barat Wahyu Mijaya disela-sela sosialisasi aplikasi sistem pendaftaran APKB 2018 di Kota Sukabumi, Rabu (7/2).

Secara keseluruhan, potensi  kendaran bermotor di Jawa Barat mencapai 17 juta. Jumlah tersebut belum dikurangi oleh kendaraan yang sudah rusak ataupun hilang.

Ke depan kata Wahyu, Bapenda akan mendata terkait jumlah real kendaraan bermotor yang berada di lapangan. Hal itu akan bekerja sama dengan pemerintah daerah di kota ataupun kabupaten yang ada di Jawa Barat. “Kalau ada pendataan yang terjun langsung ke lapangan, bisa diketahui potensi real kendaraan bermotor di Jawa Barat,” ujarnya.

Sisi lain, Wahyu juga mengakui jika aplikasi pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) belum seratus persen dinikmati oleh masyarakat. Hal itu terlihat masih banyaknya masyarakat bayar pajak  langsung ke kantor samsat ketimbang menggunakan aplikasi.

Padahal, tambah Wahyu, Bapenda telah menciptakan berbagai aplikasi untuk mempermudah masyarakat membayar pajak. Seperti, E- Samsat, Sipolin dan Sambara. Semua aplikasi ini dibuat untuk mempermudah masyarakat mengecek dan membayar pajak.”makany kami akan tingkatkan kan lagi sosialisasai kemasyarakat,” ucapnya

 Wahyu tidak bisa menjelaskan kota dan kabupaetn mana saja di jawa barat yang dianggap pembayaran pajak kendaraanya sangat baik. Namun, Wahyu mengungkapkan, persntasenya tidak jauh. Artinya, setiap kota tergolong sama.”Tingkat penunggakanya disetiap kota itu selisihnya ada yang 33, 35 dan 37 persen. Dan berdasrakan KTMDU untuk Kota Sukabumi ada diangka 33 persen,”ujarnya.

Sementara itu sampai dengan per Januari tahun 2018 ini, pajak kendaran bermotor yang sudah masuk seluruh jawa barat ada di angka 9,35 persen.(Lelly)

,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *