MANTAN DIREKTUR OPERASIONAL GUGAT PT VANTEC INDOMOBIL LOGISTIC RP 32,3 MILIAR

Jakarta, Kompas Rakyat,

PT Vantec Indomobil Logistik (PT VIL), tersangkut masalah hukum di dua pengadilan karena digugat oleh aktifis tenaga kerja orang asing, Adam A. Mohan.

PT VIL adalah sebuah perusahaan multinasional. Perusahaan ini digugat karena memperlakukan karyawannya Adam. A. Mohan secara diskriminatif dan sewenang wenang.

Pada release yang disampaikan kuasa hukum Penggugat Adam. A. Mohan, pengacara Soltan
Aruan SH, dan David Aryan dikatakan gugatan tersebut bertujuan untuk memperjuangkan kebenaran dan keadilan tidaklah mengenal batas wilayah maupun kewarganegaraan sesorang.

Itulah yang dilakukan oleh Adam yang tenaga kerja asing berwarga negara Malaysia yang akan menjadi warga negara Indonesia mempunyai hubungan kerja dengan PT VIL sejak tahun 2012 berdasarkan Letter of Acknowledgement 13 Februari 2012 dengan jabatan sebagai “Direktur Operasional.”

Perjuangan pertama yang dilakukan Adam, menurut kedua pengacara Aruan bersaudara ini adalah mendirikan sampai beroperasinya PT BIL di Purwakarta, Jawa Barat (Indonesia), yang merupakan perusahaan join venture anatara Vantek Corporation, Japan dengan Indomobil, Indonesia.

Keberhasilan Adam. A. Mohan tersebut, menurut pengacara Soltan Aruan, tidak diapresiasi perusahaan dengan bentuk penghargaan. Malah ada upaya Mohan disingkirkan atau dibuang begitu saja.

“Hal ini dapat dibuktikan dengan penyerahan lima Employment Agreement tahun 2013 s/d 2017 sekaligus pada bulan Februari 2017 untuk ditandatangani di rumah Adam A. Mohan. Pada waktu tersebut, Adam A. Mohan baru pulang dari rumah sakit akibat stroke dan dalam proses pemulihan. Adam terpaksa menandatangani Employment Agreement tersebut padahal Employment Agreement ini sudah lampau yang seharusnya ditandatangani pada tahun 2013 atau 2014, tahun 2015, tahun 2015, apalagi ada kata kata yang mengatakan kalau tidak tanda tangan tidak digaji.”

“Setelah mulai pulih dari sakit strock, Adam kemudian mempelajari Employment Agreement atau perjanjian kerja ini. Ternyata ditemukan pelanggaran pelanggaran terhadap ketentuan Pweundang undangan No. 33 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan jo peraturan Menteri Tenaga Kerja No. 16 Tahun 2015 Tentang Pengunaan Tenaga Kerja Asing,” tutur Soltan Aruan.

Pelanggaran pelanggaran itu berkaitan dengan ke penerimaan negara sebesar 1.200 dolar AS/tahun terkait Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA), pajak dan status Adam A Mohan yang sewaktu waktu dapat di deportasi.

Karenanya, advokat Soltan Aruan SH dan David M Aruan SH, MH dari Kantor Advokat Soltan Aruan & Partners melakukan upaya upaya hukum yakni, terlebih dahulu melakukan upaya perundingan tetapi tidak ada hasil, sekarang ini dalam proses mediasi di Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Purwakarta. Mengajukan Permohonan ke.Direktur Pengawasan Depnaker RI dengan kewenangannya untuk melakukan pemeriksaan terhadap PT VIL tetapi tidak ada respon. Maka ahirnya mengajukan Gugatan Permohonan Fiktif Positif di PengAdilan Tata Usaha Negara Jakarta No. Perk: 18/P/PP/2017/,PTUN-JKT.

DI pengadilan lain, mengajukan Gugatan Perbuatan Melawan Hukum di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat
dengan No. Perkara. 622/PDT.G/2017/PN.JKT.PST, dengan Tergugat I, PT VIL dan Tergugat II, Presiden Direktur (Makaro Ishimaru) yang juga tenaga kerja asing.

Salah satu tuntutan Adam A. Mohan adalah tuntutan ganti rugi sebesar Rp 32.328.112.000. “Jika diberhentikan klien kami Adam, besaran nilai gugatan ini sebagai pesangon,” kata Soltan.

Sedang menurut Adam A Mohan, perlakuan yang dialaminya datangnya dari Makoto Ishimaru, setelah mengalami strock. “Saya dihina dan disuruh di rumah saja. Lalu gaji saya dipotong. Awalnya pemotongan 25% dan terahir gaji saya dibayar hanya 50% saja,” katanya

Adam A. Mohan mengaku ahli dalam mengembangkan PT VIL yang berawal dari perusahaan kecil kini perusahaan tersebut besar dan memiliki cabang di beberapa negara. Tapi dirinya mau disingkirkan begitu saja maka Mohan melakukan perlawanan.

*Dolat Munthe

,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *