POLDA METRO JAYA GELAR OPERASI ZEBRA JAYA 1 NOVEMBER

Jakarta, Kompas Rakyat,

Jajaran Polda Metro Jaya akan menyelenggarakan Operasi Zebra Jaya selama 14 hari terhitung 1-14 November mendatang.

Operasi ini dilaksanakan dengan tujuan menekan pelanggaran lalu lintas yang dilakukan pengendara.
Kasubag Teknologi Informasi Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Polisi Purwono Takasihaeng, mengatakan, Operasi Zebra ini akan digelar selama 14 hari, mulai tanggal 1 hingga 14 November.

“Selain bertujuan menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran (Kamseltibcar), lalu lintas, operasi ini juga untuk menekan angka kecelakaan,” kata Purwono dalam keterangan tertulisnya di akun Facebook TMC Polda Metro Jaya, Minggu (29/10).

Polisi tak akan segan menindak tegas pengendara yang melanggar lalu-lintas, seperti tidak membawa dokumen berkendara, melawan arus, menaikkan dan menurunkan penumpang tidak pada tempatnya, muatan overload serta pelanggaran marka atau rambu.

[ADS] Tingkatkan Nilai Brand Anda Lewat 2 Pendekatan Pemasaran Ini
Polisi Tiru Negara Maju Tilang Pengendara lewat CCTV

“Pengendara yang kedapatan melanggar akan ditilang dengan dikenakan denda sesuai pelanggarannya,” tambah Purwono.

Jelang pelaksanaan Operasi Zebra Jaya, khususnya Dirlantas juga telah melakukan berbagai persiapan, dimulai dengan menggelar rapat internal dan eksternal dengan mengundang instansi terkait.
Aplikasi Easy-Tilang mempermudah masyarakat dalam mengurus pelanggaran tilang tanpa perlu pergi ke Pengadilan untuk mengikuti sidang dengan pembayaran dilakukan di Bank BRI atau m-banking.

“Tidak hanya melakukan persiapan rapat koordinasi, pelatihan terhadap personel dan sosialisasi kepada masyarakat juga sudah kami lakukan,” jelasnya.

Operasi Zebra Jaya ini tak hanya dilaksanakan di Jakarta saja, namun serentak digelar di seluruh wilayah Indonesia. Operasi ini tak hanya melibatkan Dirlantas semata saja tapi juga turut menggandeng instansi lain, seperti TNI dan Dishub.
Purwono berharap kesadaran masyarakat dalam tertib berlalu lintas bisa tumbuh, sehingga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran bisa terwujud.
“Mari bersama-sama ciptakan lalu-lintas yang aman, selamat dan lancar dengan mematuhi peraturan yang ada. Jangan melanggar supaya selamat,” kata Purwono

*Dolat Munthe

,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *