TUKANG ISI ULANG AIR MINUM KETANGKAP KARENA SETUBUHI ANAK DIBAWAH UMUR

Bekasi Selatan, kompas rakyat.

Sepandai -pandai bajing melompat pasti jatuh kebawah pantun ini pantas buat pelaku pencabulan dan menyetubuhi anak dibawah umur yang terjadi Bekasi selatan pada hari selasa tanggal 3 oktober 2017 sekitar jam 08 :30 wib di lokasi kejadian jl umar kampung ceger no 4 rt 005 rw 15 kelurahan jaka setia kecamatan bekasi selatan kota bekasi .

 

 

Kronologi kejadian direlease oleh kapolsek bekasi selatan kompol dedi wahyudi pada saat jumpa press menjelaskan bahwa awalnya pelaku dengan inisyial R.S yang asal dari ciamis yang juga sebagai orangtua tiri dari korban bernama dengan inisyial N.T mencabuli korban sejak duduk dikelas 5 SD ,mulanya hanya pegang – pegang saja dialat kelamin korban tetapi pada saat korban duduk dikelas 6 , pelaku mulai menyetubuhi korban dengan cara bujuk rayu ” pelaku akan membelikan apapun yang korban mau ,jika korban mau melakukan persetubuhan dengan pelaku “! Perbuatan bejat ini terus dilakukan pelaku sampai korban menginjak umur 16 tahun dan duduk disma kelas 10 barulah tercium perbuatan bejatnya ketika ibu kandung nya korban inisyialnya WT melihat pada saat korban yang juga anaknya disetubuhi oleh pelakunya yang juga suaminya pada hari selasa tanggal 3 oktober lalu.

WT Akhirnya melaporkan kejadian ini kepolsek bekasi selatan.lalu pihak kepolisian dengan sigap menangkap pelaku dengan tanpa pelawannan lalu digelandang disel dengan dikenakan pasal 81 UU no 35 tahun2014 tentang perubahan atas UU 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Dengan ancaman hukuman minimum 5 tahun dan maksimal 15 tahun dengan denda 5 milyard ungkap kompol dedi Wahyudi dihadapan para awak media yang mengikuti press realesei diruang polsek bekasi selatan

(nio helen)

, , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *