MOU Dengan TPST Bantargebang, Jadi Program Utama Salim Samsudin

Kota Bekasi -kompas rakyat . com Polemik yang terjadi di pemilihan ketua LPM (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat) Ciketingudik, ditanggapi santai oleh ketua terpilih LPM Ciketingudik, Salim Samsudin.

Menurut salim, pemilihan ini sudah sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Kota Bekasi Nomor 10 Tahun 2015 tebtang Pembentukan LPM di Kota Bekasi.

“Semua sudah berproses sesuai Perda yang berlaku, tinggal menunggu tanda tangan Camat Bantargebang untuk proses penerbitan SK Ketua LPM Ciketingudik yang baru,” ujarnya.

Ketika ditanya program prioritas kedepan, Bang Salim sapaan akrabnya ingin membuka kesempatan lapangan pekerjaan kepada masyarakat yang ingin bekerja di Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.

“Kami akan mendorong agar para pemuda yang berdomisili di sekitar TPST Bantargebang mendapatkan kesempatan lapangan pekerjaan yang lebih luas, sehingga sinergitas antara LPM dengan pengelola TPST Bantargebang dari Pemprov DKI Jakarta akan lebih terjalin secara harmonis,” ulas dia.

Salim juga akan merubah birokrasi di tubuh LPM Ciketingudik yakni, merangkul para ketua RW yang sudah habis masa baktinya atau demisioner untuk menjadi pengurus LPM.

“Kami akan rekrut mantan ketua RW untuk masuk dalam struktur kepengurusan agar bisa lebih bersinergi dengan seluruh kalangan masyarakat. Bagaimana pun, para ketua RW demisioner ini lebih memahami kebutuhan lingkungan dan karakter masyarakat di lingkungannya masing-masing,” pungkasnya. (GL/Nhl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *